Jumat, 18 Mei 2012

Batavia Tidak Lolos Maskapai Haji 2012

Melanjutkan artikel Garuda dan Saudi Maskapai Haji 2012, ini ada artikel yang dimuat oleh VIVAnews yang berkaitan dengan Batavia Air yang tidak lolos sebagai maskapai haji 2012 di Indonesia. Disebutkan, PT Metro Batavia, operator maskapai Batavia Air, mempertanyakan keputusan Kementerian Agama yang tidak meloloskan Batavia Air sebagai maskapai penerbangan haji 2012. Padahal Batavia telah memiliki sertifikat ISO dan mempunyai Letter of Intens (LoI) dengan lessor pesawat.

Direktur Niaga Batavia Air, Sukirno Sukarna mengatakan maskapainya telah memenuhi keseluruhan syarat adminsitrasi yang telah diajukan kementerian Perhubungan, antara lain sertifikat ISO, bank garansi dari Bank Bukopin senilai US$1,3 juta dan LoI dengan perusahaan lessor pesawat.

"Tapi dari Kementerian Agama yang meragukan keabsahan LoI, kita juga bingung," kata Sukirno di Jakarta, Jumat 27 April 2012.

Batavia telah menyiapkan dana sebesar US$35-40 juta untuk menyewa pesawat angkutan haji, dengan nilai sewa US$7.000 per jam. Untuk itu, Batavia heran dengan keputusan Kementerian Agama yang menyatakan Batavia Air tidak lolos syarat administrasi.

Ia menjelaskan agar mendapatkan penjelasan langsung, manajemen Batavia Air akan bertemu dengan Kementerian Agama dalam waktu dekat ini. Batavia Air sendiri mengaku hingga saat ini belum pernah mendapatkan pengumuman resmi perihal gagalnya Batavia Air melayani penerbangan jamaah haji 2012.

"Kami akan menemui Dirjen di Kemenag alasannya kenapa," katanya.

Seperti diketahui, Kementerian Agama telah menunjuk dua maskapai yaitu Garuda Indonesia dan Saudi Arabia Airlines sebagai maskapai resmi penerbangan haji 2012. Batavia Air dinyatakan tidak lolos karena terganjal empat peryaratan administratif.

Artikel ini juga bisa dibaca di http://bisnis.vivanews.com/news

Garuda dan Saudi Maskapai Haji 2012 Indonesia

Pada tanggal 26 April 2012, detikNews memuat berita tentang maskapai resmi penerbangan yang akan melayani jama'ah haji Indonesia tahun 2012, yaitu Garuda Indonesia dan Saudia Arabia Airlines. Sedangkan Batavia Air yang ikut mendaftar dinyatakan tidak lolos seleksi.
"Maskapai yang lolos untuk penerbangan haji yaitu Garuda Indonesia dan Saudi Arabia Airlines," kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Slamet Riyanto, di kantor Kemenag, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2012).

Menurut Slamet, Garuda Indonesia akan mengangkut 56 persen jamaah haji Indonesia dan Saudi Arabia Airlines akan mengangkut 44 persen jamaah Indonesia lainnya.

Pada kesempatan itu, Slamet mengakui selain Garuda Indonesia dan Saudi Arabia Airlines yang mendaftarkan diri, Batavia Air juga melamar untuk menjadi maskapai resmi penerbangan jamaah haji Indonesia. Namun, Batavia Air gagal melengkapi persyaratan administratif.

"Tim melakukan penilaian dan mengevaluasi dokumen. Ada empat persyaratan yang tidak dipenuhi oleh Batavia Air," ujarnya.

Beberapa persyaratan yang tidak dipenuhi oleh Batavia Air adalah sertifikasi ISO dan ISA dan adanya Letter of Intens (LoI) antara perusahaan yang menyewakan pesawat. 

Artikel selengkapnya bisa dibaca di http://news.detik.com/

Jumat, 04 Mei 2012

Menteri Agama ke Arab Saudi Bahas Penyelenggaraan Haji 2012

Berdasarkan artikel dari Antara News, --- Menteri Agama Suryadharma Ali dalam kunjungan kerja ke Arab Saudi membahas persiapan penyelenggaraan Ibadah Haji 1433H/2012M, termasuk penandatangan MoU dengan Menteri Urusan Haji Kerajaan Arab Saudi.


"Menag sudah berada di Arab Saudi Selasa (1/5) dan dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada Jumat (11/5). Ikut dalam rombongan tersebut Sekretaris Jenderal Kementerian Agama," kata Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat (Pinmas) Zubaidi di Jakarta, Jumat.

Selain itu dalam kunjungan ini Menag akan menyampaikan sejumlah masukan dan permintaan kepada Pemerintah Arab Saudi. Permintaan tersebut meliputi peningkatan penyelenggaraan dan pelayanan haji terutama di tahun 1433H/2012M antara lain penambahan kuota sebanyak 20.000 dari kuota dasar sehingga kuota Indonesia menjadi 231.000 serta penambahan slot time per hari dari 11 menjadi 15 dan penambahan gate untuk penerbangan Garuda.

"Menag juga akan mengusulkan agar proses request visa ke website Kemlu Arab Saudi bisa dipercepat (bulan Sya`ban) guna mempercepat penyelesaian visa paspor jamaah haji Indonesia," kata Zubaidi.

Terkait pemondokan, lanjut Zubaidi, Menag akan mengusulkan tiga hal, yaitu agar tasrih pemondokan bisa dikeluarkan lebih awal (sebelum Ramadhan) dengan standar luas 4 M2, agar Pemerintah Arab Saudi menetapkan standar biaya sewa sehingga harganya bisa dikendalikan serta agar jaminan SR50 per jamaah tidak lagi diberlakukan.

Guna mempermudah transportasi jamaah, Menag juga mengusulkan pengaturan jarak minimal penggunaan transportasi ditiadakan dan penyediaan terminal yang memadai di sekitar Masjidil Haram.

Ia menambahkan, dalam rangka meningkatkan pelayanan konsumsi bagi jamaah haji Indonesia di Armina, Menag mengusulkan pada setiap maktab disediakan satu dapur dan dua orang pengawas katering dari Misi Haji Indonesia. Selain itu, Menag meminta ada standar penempatan meja prasmanan dan coffee shop untuk setiap maktab sehingga seluruh jemaah haji mendapatkan standar pelayanan yang sama.
 
Artikel ini juga bisa dbaca di Antara News - Haji 2012

Rabu, 25 April 2012

Berangkat Umroh Transit Hong Kong dari Surabaya

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Mohon maaf untuk sementara Arminareka Perdana Surabaya akan dipegang langsung oleh ibu Hj. Sri Sunarsih yang bisa dihubungi di 031-71.625.999 atau 753.1123 (Sheila)
dikarenakan bpk. H. Muchlis sedang menjalankan ibadah umroh berangkat tanggal 26 April 2012 dari Surabaya dan transit Hong Kong dengan menggunakan maskapai Cathay Pasific. Selain bertujuan ibadah umroh, juga Alhamdulillah beliau (H.Muchlis) diberi kepercayaan dan tanggung jawab sebagai Tour Leader rombongan Arminareka Perdana - Konsorsium Juanda.

Mohon do'a restunya agar diberi kelancaran dan kemudahan dalam ibadah umroh kali ini. Terima Kasih.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Admin,
ARP Surabaya

Senin, 23 April 2012

Umroh Arminareka Perdana Lewat Hong Kong

Alhamdulillah....
Segala persiapan sarana dan prasarana untuk umroh Arminareka Perdana Konsorsium Juanda lewat Hong Kong, insyaAllah sudah beres semua. Rencana yang seharusnya berangkat tanggal 12 April 2012 tertunda karena kendala VISA, Alhamdulillah... insyaAllah saya (H. Muchlis) akan membawa rombongan umroh tanggal 26 April 2012, berangkat dari Surabaya via Cathay Pasific, transit Hong Kong dan kemudian menuju Jeddah.

Sebenarnya, Visa Umroh saya sudah keluar sejak tanggal 10 April 2012, namun karena saya sebagai tour leader yang membawa beberapa jama'ah Arminareka Perdana - Konsorsium Juanda, dan sebagian dari mereka Visa Umrohnya belum keluar. Kendala VISA tidak keluar ini pun tidak hanya di alami oleh rombongan saya yang transit Hong Kong via Cathay, namun juga jama'ah umroh 15 hari via Garuda. Cerita selengkapnya silahkan klik di sini.

Untuk cerita selengkapnya, insya Allah akan saya upload setibanya kembali ke tanah air Indonesia.